Awalnya hanya iseng, saking nganggurnya (lagi jelek banget mood nya waktu itu) akhirnya saya putusin nonton Ketika Cinta bertasbih 1 dan 2 (selanjutnya disebut KCB) di youtube. Alhamdulillah bisa kelar 2 hari..hehehe..maklumlah, kecepatan internet di sini kan tidak menunjang. Kesan saya terhadap film ini bagus sekali. Dari pemain-pemainnya yang masih baru, ternyata bisa membawakan peran masing-masing dengan pas. Dialog-dialognya yang kental dengan logat Jawa juga terdengar natural dan tidak kaku diucapkan oleh masing-masing pemainnya. Yang saya salut adalah dalam film ini adab-adab pergaulan dalam Islam berusaha ditonjolkan dengan benar. Adab anak kepada orang tuanya, adab murid kepada gurunya, adab pergaulan dengan temannya, terutama dengan lawan jenisnya, tampaknya benar-benar tersampaikan. Sungguh sulit mencari film yang bermutu sekarang ini.
Tentang alur ceritanya, memang tidak serunut dan semengharu biru novelnya. Namun sudah bisa mengangkat jalan cerita dan tema secara utuh, apa yang ingin disampaikan kepada para penonton. Yah, tentang hakikat pengorbanan dan perjuangan seorang kakak untuk masa depan adik-adiknya, kegigihan dan keuletan dalam menekuni suatu usaha untuk mencapai sebuah cita-cita, dan tentang lika liku mencari belahan jiwa. Kalo emang jodoh, tak akan lari kemana.
Terus terang saya belum menemukan sisi kekurangan dari film ini, karena pada saat itu pikiran saya hanya menikmati filmnya. Jadi hanya untuk hiburan saja. Kalopun ada pendapat lain tetntang film ini ya silakan saja dicermati sendiri.Labels: film indonesia, info movie, iseng, Islam |